Sunday, November 30, 2008

Ecclesiastes, Pengkotbah (1:3,4)

(1:3) Apakah gunanya manusia berusaha dengan jerih payah di bawah matahari?

Pertanyaan yang jelas-jelas sebuah pergumulan dalam dari seorang yang sangat berhikmat dan bijaksana. Apakah gunanya manusia berusaha di bawah matahari?
Mungkin orang dunia akan bilang,
"lho ya buat diri sendiri donk!, buat keluarga, atau buat kebahagiaan saya!"

Tapi gw cuma mau bilang semua itu nonsense sebab di bawah matahari itu semuanya akan cuma kembali kepada diri sendiri.

"ah ga kok kan buat orang lain juga"

Ok kalo gitu semuanya akan human senstris.

"Lho? jadi mau gimana donk? kita kan manusia"

Harusnya adalah God sentris. Manusia dicipta untuk memuliakan Tuhan jadi saat tidak memuliakan Tuhan dan malah memuliakan diri itu sudah menjadi salah kaprah dan lebih baik manusia itu sebenarnya mati saja

Jadi apa gunanya? Kita lihat bagaimana Pengkotbah menjawab ...

(1:4) Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada.

Yah inilah kelanjutan dari penyataan diatas ttg apa sih gunanya? Toh keturunan sudah banyak lalu tapi tetap bumi tetap ada.
Dari sini jelas konsepnya itu bukan reinkarnasi sebab kalau memang konsepnya begitu harusnya tidak ditulis keturunan lain datang. Bukankah harusnya keturunan yang dahulu datang lagi?

Inilah bedanya wahyu dari Tuhan Allah dengan manusia yang cuma bisanya berpikir-pikir, mengira-ngira, kira-kira dia pikir kurang lebih kalau mau terlepas dari hidup yang sia-sia ini harusnya kontemplasi dan melepaskan semua hawa nafsu. Well sebenernya bukankah itu sendiri sudah nafsu/keinginan?

Pengkotbah bosen liatin dunia ini kok begitu terus ya... Jadi jelas ini adalah suatu pemikiran yang bukan baru sebab memang banyak sekali pemikir yang memikirkan hal ini. Namun hanya yang diwahyukan Tuhan lah yang betul-betul mendapat jawabannya


Ada sebuah cerita yang sangat mengenaskan hati. Ada 3 orang dari keluarga kerajaan. Semua orang ini sama-sama mempunyai pengalaman yang sama.
Yaitu sama-sama pernah melihat-lihat kehidupan di luar kerajaannya sendiri.

1 Orang pertama melihat... Wah hidup itu susah. Banyak penderitaan. Lahir, tumbuh, kerja, sakit, tua, mati. Bagaimana ini? Kalau begini terus tidak akan pernah selesai. Hidup cuma berputar saja. Setelah itu apa yang dia lakukan? Dia memutuskan untuk pergi dari kenyataan ini dan mencoba u ntuk mencari jawaban dengan bertapa meninggalkan keluarganya sendiri. (well ya you know who is he) Some people believe that he succeeded. But I dont know whether that will truly answer all the questions since he even died. And I dont know about his family after that, his son? his wife? Abandoned?

what a great answer. Dia mencari jawaban masalah dengan lari dari masalah.

2. Orang kedua melihat... wah saudaraku kok disuruh kerja paksa. Aku harus mencari jawaban! Lalu dia memutuskan untuk ambil menghajar si penindas dan matilah si penindas itu. Tapi akhirnya dia jadi harus melarikan diri karena sudah membuat kesalahan lain untuk menumpas satu penindasan. (well ya you know who is he too right?)

Penyelesaiannya memang berhasilguna, tapi tidak tepat karena malah membuat masalah lain. Salah satu unsur yang baru disini adalah unsur involvement

3. Orang ketiga melihat... wah ini dunia kacau nih. susah ga ada harapan karena dosa udah dimana2. Ya sudah saya turun deh menyelamatkan manusia dengan cara dia sendiri jadi korban. Well ya that is how My Jesus solved the problem of all this vanity

Ecclesiastes, Pengkotbah (1:1-11)

Hi, here is some of my own commentaries that I have made during my self-bible-study time. I made it for Ecclesiastes:

Kitab ini adalah kitab yang diperkirakan merupakan tulisan dari Solomon the King of Israel after David. Isinya biasanya orang hubungkan dengan kesia-siaan (kata Pengkotbah), bahwa hidup itu sia-sia. Sekarang saya akan coba eksposisi ayat per ayat dan kiranya bisa menjadi berkat.

Kitab ini diawali dengan suatu introduksi singkat tentang siapa sih si penulis kitab ini. Dengan singkat ditulis bahwa ini adalah perkataan dari Pengkotbah, anak Daud, raja di Yerusalem. (1:1) Memang tidak dikatakan secara langsung bahwa itu adalah Solomon. Memang raja Daud mempunyai banyak sekali anak dan mungkin saja salah satu dari mereka menulis ini. Tapi dalam kelanjutan dari kitab ini akan terlihat jelas kesinambungan pengajaran dari kitab ini dengan kitab amsal yang jelas adalah punya Salomo.

(1:2-11)Setelah introduksi, kitab ini lalu dilanjutkan dengan suatu penyataan tegas, lugas, yang menurut saya langsung menunjukan isi dari buku ini akan bicara tentang apa, yaitu
"segala sesuatu sia-sia, dibawah matahari ini tidak ada usaha manusia berjerih lelah"

Penyataan diatas terkesan pesimistis dan tidak mempunyai harapan. Namun justru ini adalah suatu penyataan iman yang begitu sungguh dari Salomo dan dia jelas punya pengharapan.

Selanjutnya Salomo menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada suatu yang baru yang terjadi di bawah matahari. Hal ini bukan menyatakan bahwa tidak terjadi perkembangan dalam dunia ini (jika dikatakan perkembangan). Kita jelas mengalami perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan. Namun apa arti dari tidak ada yang baru?

Saya pribadi lebih condong untuk mengartikan bahwa tidak ada yang baru disini adalah masalah esensi ide. Jika diperhatikan sekarang jelas tidak ada lagi yang baru. Apa sih yang ada dipikiran manusia yang menyebabkan dia bisa berkata "lihat ini baru!"
Dalam dunia filsafat terkenal suatu penyataan bahwa "tidak ada suatu hal di dunia ini yang tidak pernah ada di pikiran 3 orang itu"

Siapa 3 orang itu? Socrates, Plato, dan Aristotle. Jika dalam filsafat saja manusia berdosa sudah bisa begitu takjub pada pemikiran 3 filsuf teratas grika, maka dari itu apalagi sih esensi ide yang sekarang bisa dikatakan baru sama sekali?

Saturday, November 29, 2008

Update exam sem 2

Yeah exam semester 1 year 2 di NTU sudah selesai.
Kurang lebih kaya begini ceritanya selama satu semester (geje mode ON)

PAP213 Thermal Physics
Ini subjek rada-rada geje. Lecturernya suka ngambek kalo muridnya ga perhatiin. Apalagi untuk segerombolan anak-anak Indonesia yang lucu, manis, dan menggemaskan yang suka duduk di belakang kanan, dengan formasi (secara umum, walau kadang tidak selalu begitu):
1. Indra dengan laptopnya lengkap dengan kabel LAN yang tertancap di dinding sedang donlot anime (ampass masyarakat!! ga dimana-mana donlot)
2. Irwan dengan tampang kuyu ngantuk
3. Sandy dengan posisi duduk kaki disila dengan tangan diatas meja dan kepala tertunduk sedang tidur
4. Ridwan yang kadang dateng kadang ga (peace!!!!)

dan jelas kami sepertinya jarang dengerin kedengeran si lecturernya ngajar apa. (ya sudah kerjain tugas lain aja to mendingan?)

Status menjelang exam ... :
"Aaaaa luasannya apaan? hah? d kuadrat dikali pi dikali ape??? sakur bagimane??? apaan tuh tetrod??? itu ntar dikasi kan ya rumusnya??? duh ini buktiinnya bagimane??"

Status sesudah exam ... :

"Sakur how sakur?"

PAP211 Quantum Mechanics 1
Ini subjek katanya di turunin tingkatnya karna kehadiran anak-anak CNYang yang katanya pinter banget jadi diberi pelajaran core bio, kimia, mat, dan fisika (makan tu quantum, lu kira gampang??) kata si profnya takut malas belajar QM (ah akhirnya pada males juga)...
Diajarin Edbert buat tutorialnya (baguslah daripada ga)

Tapi jelas sih anak Indo di lecture itu sangat jarang sekali, Saudara-saudara!!! Bahkan hampir PUNAH jika anak yang bernama Sandy ini tidak datang juga.

Status sebelum exam:
"ah nyantai lah nanti juga semuanya dikasi kok wave functionnya"

Status sesudah exam:
S: "Lx!!!!!!!!! Ngitungnya gimanaaaa????????????"
Prof: "Ya if you just state the coordinate is rotated and returned again I will give you 9 of 10"
S: " ... "
Prof: "I have told you right in lecture?"
(angin bertiup kencang sekali saat mengingat bahwa saat dia memberi tahu hal rotation itu adalah lecture terakhir di week 13 dan anak Indonesia sudah PUNAH saat itu atau lebih tepatnya semua berhibernasi di kamar masing-masing)

PAP232 Introduction to Solid State
Gurunya kesiaaaaaaaaan banget... Memelaaaaaaaas banget... Bikin ibaaaaaaaa banget
Masa ada kalo tiap lecture ampe mohon2 "please somebody answer if I ask ok?" "hello I am asking." Sunyi senyap saat dia bertanya ke anak2. Dia sendiri pun kadang suka jujur "I even do not know the answer" Duh ni guru bikin kesiaaaaaaan banget

Ampe midterm question last number "please give at least 3 suggestions how can I improve my teaching style" ... bikin nangis ga? cup cup cup cup kesiann...

Status sebelum exam:
"errr ini faktornya gimana ya kok bisa cuma ambil basis ini doank?"

Status sesudah exam:
"kayanya ok deh semua"

CBC811 Forensic Science
Pelajaran yang langsung diberi peringatan 18+
For 18+ only
nah jadi yang belum 18 jangan baca ya :P
serem sih ada gambar orang ditembak kepalanya, ada gambar orang tangannya di bacok, ada potongan badan hasil mutilasi, ada mayat yang membusuk, ada foto hasil pembantaian
ya pokoknya jadilah conan saat mengerjakan soalnya

status sebelum exam:
bersemedi dari pagi sampe siang ngebut baca lecturenya

status sesudah exam:
"kok itu kasusnya gampang amat sih tinggal cekek aja lehernya pake benang trus kan dia pasti kukunya nancep di leher pengen lepasin jadi kan ada 4 tanda"

MAS281 Complex Method in Science
subjek keren dengan lecturer yang keren juga. Sangat menarik cara mengajarnya, kreatif dan informatif. Seneng juga dan agak sedih karna harus meninggalkan kelas di subjek ini (???jadi seneng apa sedih??? ambigu banget sih!!). Tapi yang menarik adalah bahwa ternyata gurunya itu bekas pemain band yang sudah menelurkan 2 album (WOW)

status sebelum exam:
banyak2lah tidur

status sesudah exam:
"anja!!!! ternyata gw ga bisa mat, itu transformnya gimanaaaaa???? how you do that??"
eh tapi ternyata yang lain juga ga bisa dan gurunya bilang nomor 3 itu emang susah
ya sudah deh

PAP221 Classical Mechanics
Wah gw baru tahu ternyata guru yang ngajar di sini itu bekas Tim Olimpiade Fisika Singapura wahahahaha (tahun 1990) gileeeee pantesan aja tipikal soalnya kok begini hahahaha...
Anyway jadi merindukan lagi nih melihat prof yang ngajar sambil make payung buat nunjuk2 hahahaha
dan emang gurunya asli JAYUS. wajar sih daripada belajar classical mech sama guru yang ngebetein

Status sebelum exam:
lebih banyak lagi tidurnya karna ini exam terakhir

Status sesudah exam:
"kok gampang sih?"

Saturday, November 15, 2008

wah 19 tahun ^^

Kembali mengingat bagaimana Tuhan memimpin anakNya dengan cara yang menakjubkan... Seorang yang tidak pernah sama sekali disinggung masalah teologi, seseorang yang justru malah membutuhkan teologi.
Gw mencoba berpikir apa gunanya gw dulu ada di pelatihan tofi ya? Bukankah semuanya berakhir "sia-sia"? Tidak perlu jawaban yang menghibur deh. Cukup realita aja. I got no medal while in other side I have spent almost half of my high school time there.
What did I get? After all the money the sponsors had given me what did I get? Were they disappointed? Of course they were, even my school won't say anything that will reveal I have been there (ya of course they will if you ask), well what I want to say is ya I am just nothing, even after all that I have done maybe I can say I am totally nothing for them... Even I did not receive what shd I get as a Smukiezz.

But am I screwing things up?
No, it does not matter again for me if they wont say anything about me in the school. I wont grieve if I am not noticed.
I am not running for that. What I know is I was put in the training camp truly to train my spirit I think. Sorry to say that I was not trained for olympiad, or specifically at least not for 2007 olympiad.
Am I prepared to be his fulltime servant? I do not know the answer until now. What I know is that after all the difficult circumstances, I am prepared so well to touch the "divine" world, well ya theological related thing. With the background as a "rational" person, I am ready to use that as one of my tool to understand God, but not going to be a rationalist of course.

Ok di usia kepala satu terakhir ini gw ingin mempersembahkan yang terbaik buat Tuhan dan ya jelas mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawab gw yang udah diberikan. Tetep mencari kehendak Tuhan ...

Friday, November 14, 2008

Mencari

Jiwaku tertekan
Malam terasa begitu lama
Ada yang hilang
Tidak, tidak mungkin kudapatkan dengan cara bodoh
Aku tahu, aku tahu dimana aku bisa mendapatkan
Di sini, dimana? Di sini, di tempat di mana iman itu tumbuh
Itu tidak punya apa-apa, bukan?
Tuhanku yang memberi
Karena itu aku tahu di mana aku bisa mencari
Setidaknya kan aku bisa meminta

Wednesday, November 12, 2008

Renungan menjelang exam (sem 1 year 2)

Fiuh, akhirnya satu hari menjelang exam lagi :D
Yak, apa yang terjadi semester ini?
Banyak hal. Mulai dari mendapat part time di lab, dapet pelajaran yang baru semua (ya satu ga sih), pindah ke hall ujung, squatting beberapa minggu, pindahan, adaptasi gaya baru weekend karena ga ada kantin, banyak deh

Tapi gw bersyukur sama Tuhan karena anugerahNya gw bisa sampai di hari menjelang exam ini. Mungkin ini exam pertama gw yang semua pelajarannya harus belajar karena memang ga ada di tofi atau ada berapa bagian aja. Tapi bersyukur karena akhirnya bisa mengikuti dengan gaya belajar yang baru pula. Satu SU (forensic science) yaaa sudah lah karena toh memang sudah tekad mau PE semua di SU dan UE kalo bisa ga ada SU... walau akhirnya nyesel karena harusnya forensic bisa diusahain ga SU. Tapi again mengingat persiapan exam lain harus agak panjang jadi ya sudah lah SU saja. toh forensic itu jadwalnya sandwich antara Solid sama Math

Ok, sekarang jam 11.30pm. Nanti siang jam 1pm gw bakal masuk ke exam hall untuk exam pertama yaitu thermal physics.

Semester ini dapat apa aja ya?
Banyak sih. Semester ini gw mulai pertama kali pimpin kelompok kecil di remaja GRIIS karena biasanya nebeng Andi. Agak bingung pertama mau ngomong apa, tapi harusnya dibiasain dan sekarang udah mulai biasa bicara dengan satu pokok tertentu dan bisa nambahin lagi apa yang harus dibicarain. Kadang kalo terlalu terpaku persiapan bisa geje, jadi mending siapin lalu berserah penuh aja biar Tuhan yang pimpin mau ngomong apa. Dan dari pengalaman gw biasanya apa yang mau diomong sama yang diomong itu jadinya beda. Well ya sesuai konteks sih ujung2nya.

Semester ini gw merasa saturated belajar fisika. Ini gawat, karena gw majornya fisika, kalo udah bosen belajar fisika mau pindah course gitu? kemana? langsung ke seminari? ya ga mungkin lah. Tapi bersyukur karena akhirnya setelah digumulkan dan didoakan kenapa kok bisa gini bisa mendapat satu teguran keras bahwa "jangan lagi mikir pride semu jaman sma"

apa itu? pride saat bisa meraih medali di olimpiade. kalo masih mikir belajar fisika ke arah itu ya pasti saturated karena memang di uni bukan itu sasarannya. Lho? jadi selama ini gw begitu sempit pandangannya? cuma buat medali doank?

well ya ga sih. tapi sadar bahwa ada beberapa bagian diri gw yang begitu. jadi sekarang sasaran gw harus diredeem bahwa "soli deo gloria", semua untuk kemuliaan Tuhan. Udah mulai dengan tekad baru itu ( ga baru baru amat, ya cuma udah mulai dihilangkan ragi2 olimpiade dulu) lalu mulain deh semangat mencari, explore, want to discover nya muncl kembali. Setelah beberapa lama pengennya tiduuuur mulu akhirnya mulai mau belajar lagi... (tapi udah 1 minggu menjelang exam T_T)

hahaha anyway lebih mending daripada ga sama sekali.

memang katanya Lando sih umur2 segini lagi demen2nya sama filosofi. yep gw akui itu benar, gw lagi ketagihan sama baca2 filosofi. tapi ya ga gila2 amat deh, paling2 yang udah disebutin Pak Tong aja atau yang seketemunya aja di wiki. tapi intinya lagi mencari sesuatu yang bukan rumus, atau logika, atau filosofi cetek tentang alam ini. ya want to find more about the glory of God in other way

Ada beberapa hal yang hilang semester ini dibanding semester lalu. Perasaan gw dah ga gitu ngerasain lagi apa yang gw pernah rasain dulu. Jika kembali menengok ke belakang apa yang gw dah pernah lakukan, rasakan, pikirkan, mungkin "kesian banget nih orang" adalah kata yang tepat yang akan gw ucapkan. Well ya tanda2 bertumbuh donk tentunya karena memang setiap hari itu dikuduskan oleh darah Kristus untuk menjadi serupa dnegan Dia. jadi thx God I am different.

Pengen sih kembali ke masa2 kebodohan yang dulu, trus coba benerin, tapi ya itu cuma angan-angan aja.

well desember datanglah, pengen cepat pulang nih hahahahaha, pengen bagi2 berkat ke temen2 di Tangerang...
dan tetep pengen terus menggumulkan apa panggilan Tuhan bagi hidup gw
"fisikawan aja? fisikawan+hamba Tuhan fulltimer? hamba Tuhan fulltimer aja?"

12 November 2008